Eksposdemokrasi.com,Luwu Timur-Aksi damai oleh FPI kab.Lutim bersama dengan jamaah mesjid oldcamp di Sorowako,Kab.lutim terkait pengrusakan mesjid/musholla di minahasa utara Prov.Sulawesi Utara beberapa hari yang lalu.
Dalam aksi tersebut,sekitar 70 orang yang tergabung dibawah pimpinan Abd.Rauf yang juga merupakan ketua FPI Luwu raya,Jumat 31 Januari 2020.
Dalam aksi damai ini,massa berkonvoi sambil membawa bendera tauhid dengan melalui jalur dari masjid Istiqomah old camp menuju jl.a.djemm(masjid Nurul Afiat)- jl.manara-jl.tosalili(masjid nurut taqwa)- jl.g.semeru(depan gereja pouk) -Jl.diponegoro(samping gereja Katholik dan gereja Pantekosta air hidup)- jl.G.latimojong(depan kantor Polsek Nuha), Finis di masjid istiqomah old camp.
Dalam orasinya,Abd Rauf mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengutuk kejadian pengrusakan mesjid di minahasa utara oleh sekelompok orang.
"Kami turut berduka yang terjadi di Manado dan mengajak kaum Nasrani untuk ikut mendukung kegiatan ini demi terciptanya perdamaian dan toleransi di Indonesia dan hari ini kita kumpul saudaraku akibat panggilan iman kita bahwa diprovinsi Sulawesi utara minahasa telah terjadi pengrusakan/pelecehan terhadap agama Islam",Kata Abd.Rauf dalam orasinya.
Ia juga menyampaikan jika aksi damai yang mereka lakukan adalah spontanitas akibat kejadian di minahasa utara yang dapat memecah belah kerukunan antar umat beragama.
"Aksi ini kita lakukan merupakan gerakan spontanitas karena di Minahasa utara telah terjadi pengrusakan rumah ibadah kita oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,Saudara-saudaraku umat nasrani/pengurus gereja yang ada disni kita meminta sama mengutuk apa yang dilakukan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab di minahasa utara sana dan kita tidak mau toleransi terpecah maupun indonesia akibat dari kelakukan-kelakuan oknum yang tidak bertanggung jawab",Abd Rauf menyambung orasinya.
Pukul 14.15 wita, konvoi aksi damai tersebut selesai dengan aman dan terkendali tanpa ada gesekan sedikitpun.
Penulis : Syarifudin
Editor : Adry
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar