Eksposdemokrasi.com,Luwu Timur-Tergiur dengan biaya terbilang murah,Sepuluh orang warga kecamatan Malili tertipu oleh agen pemberangkatan umroh.Dari seluruh nya,total kerugian yang di alami seluruh korban mencapai Rp.172.500.000,-.
Niat yang baik,terkadang memperoleh hasil tidak sesuai yang di harapkan.Itulah yang di alami Sepuluh orang warga kecamatan Malili,yang telah mendaftar untuk melaksanakan umroh namun harapan itu ternyata sia-sia.Bahkan uang yang telah di serahkan pun tidak mendapat pengembalian dari pihak terkait.
"Kami semua berjumlah sepuluh orang,telah mendaftar dan membayar lunas biaya umroh sejak tahun 2017",Kata salah seorang korban berinisial HK yang di temui di rumahnya,di desa Lakawali,Rabu 28 November 2018.
Menurut HK,mereka di janjikan untuk berangkat umroh pada bulan maret 2018,namun hal itu tidak terwujud.Dan janji yang kedua,mereka akan di berangkat kan pada bulan Agustus 2018,lagi-lagi tidak terwujud.
Pembayaran nya pun bervariasi,mulai dari Rp.16.000.000 hingga Rp.20.000.000 setiap orang.
Bosan dengan janji,akhirnya pada bulan September 2018 HK melaporkan kejadian ini kepada polres lutim.
"Kasus ini sementara berproses,karena masih ada yang akan di minta i keterangan dan dia berdomisili di luar luwu timur",Kata salah satu anggota penyidik polres lutim yang menangani perkara ini saat di konfirmasi via telepon seluler nya.
Liputan : Syarifudin
Editor : Adry
Kamis, 29 November 2018
Di Iming-Imingi Umroh,Warga Lutim Merasa Tertipu Hingga Ratusan Juta
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar