Eksposdemokrasi.id,Luwu Timur-Pemerintah desa Balo-Balo memberikan apresiasi kepada pendamping PKH atas kegiatan yang dilakukan berupa Penyuluhan Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting bagi keluarga harapan dan Keluarga kategori Stunting.
Pendamping PKH, Andi Baso mengambil bagian dalam upaya pencegahan dan penurunan stunting di Desa Balobalo merupakan salah satu rekomendasi dari hasil rembuk stunting pekan lalu.
Kepala Desa Balo-Balo melalui Sekretaris Desanya, Pawennari mengatakan bahwa Pemdes Balo-balo mengapresiasi kegiatan ini, karena ini juga ada hubungannya dengan Peraturan Presiden No. 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.
“Penyuluhan ini merupakan salah satu rekomendasi dari hasil Rembuk Stunting sepekan yang lalu, dan hari ini sedang dilaksanakan”. Tutur Pawennari kemedia ini, Rabu, 21 September 2022.
Ia mengatakan, kegiatan Ini merupakan kolaborasi dan langkah bersama untuk mengatasi dan percepatan penurunan stunting, sehingga upaya pemerintah kabupaten Luwu Timur dapat terwujud dalam program ini.
“Karena itu kita melakukan pembekalan pengetahuan tentang pembinaan keluarga melalui Penyuluhan ini, karena salah satu sebab stunting itu muncul karena ada pola asuh dalam keluarga yang kurang”, lanjutnya
“Jadi intinya mencegah stunting dengan membekali keluarga Indonesia dengan pengetahuan pembinaan keluarga”, tutup Sekdes Balo-Balo tersebut.
Meningkatnya angka stunting salah satu penyebabnya karena kurangnya pemahaman dan pengetahuan tentang pola hidup sehat, termasuk pola asuh terhadap anak dalam keluarga, olehnya itu, pemdes Balo-Balo akan terus tingkatkan sosialisasi ini kepada warganya.
Penulis : Syarifuddin
Editor : Adry

Tidak ada komentar:
Posting Komentar