Eksposdemokrasi.com,Luwu Timur-Pemerintah Kecamatan Tomoni dalam hal ini Camat Tomoni berhasil dalam melakukan mediasi terkait perselisihan pendapat sesama warga Kelurahan Tomoni rencana pemasangan portal masuk lorong pasar.
Masyarakat yang berada dilingkungan kawarasan 3 menginginkan portal yang dipasang dengan sistem buka-tutup,bukan yang di tutup secara permanen.
Adanya kabar mengenai jumlah positif tertular Covid-19 di Kabupaten Luwu Timur mencapai 11 orang membuat panik masyarakat,termasuk di kelurahan Tomoni,Kec.Tomoni.
Sehingga portal pun terpasang hampir disetiap lorong memasuki wilayah kelurahan tersebut,termasuk pintu masuk pasar.
Perselisihan pendapat pun sempat terjadi saat jalan masuk ke lingkungan kawarasan 3 ditutup,sehingga masyarakat yang berada di lingkungan tersebut tidak setuju dan membuka kembali palang.
Camat Tomoni,Umar Hasan Dalle pun segera turun tangan mengatasi perbedaan pendapat tersebut.
"Setelah dilakukan penjelasan kepada masyarakat kelurahan ini,akhirnya disepakati tetap pasang portal dengan sistem buka-tutup",Ujar Umar saat dikonfirmasi dilokasi pasar,Senin 4 Mei 2020.
Adapun relawan yang bertugas nantinya di pos tersebut adalah relawan dari masyarakat lingkungan kawarasan 3 dengan sistem shift.
Salah seorang masyarakat dari lingkungan kawarasan 3 yang tidak ingin disebutkan identitas nya menyetujui portal karena melihat aktivitas warga hampir seluruhnya pedagang.
Camat Tomoni yang didampingi beberapa staf dan Satpol,Kepala Kelurahan Tomoni beserta stafnya, pihak kepolisian Polsek Mangkutana dan warga pun segera membubarkan diri dengan tertib.
Penulis : Syarifudin
Editor : Adry
Senin, 04 Mei 2020
Home
Pemerintahan
Camat Tomoni Turun Langsung Selesaikan Perselisihan Pendapat Pemasangan Portal Di Kelurahan
Camat Tomoni Turun Langsung Selesaikan Perselisihan Pendapat Pemasangan Portal Di Kelurahan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar