Eksposdemokrasi.com,Luwu Timur-Simulasi rencana tindak darurat (RTD) bendungan seri sungai Larona berlangsung di lapangan Merdeka Desa Puncak Indah,Kec.Malili, Kab Luwu Timur.Kegiatan ini terlaksana atas bentuk kerjasama pemerintah kab.lutim bersama dengan PT.Vale yang juga di hadiri oleh jajaran koramil 1403-15 Malili beserta pabung lutim,Mayor kavaleri Suparman,Rabu 11 Desember 2019.
Simulasi yang berlangsung di lapangan sepakbola puncak indah merupakan bentuk upaya dari pemerintah dalam mengantisipasi jika terjadi bencana alam.Karena mengingat bencana alam dapat terjadi kapanpun dan dimanapun tanpa harus menunggu waktu.Olehnya itu,simulasi ini melibatkan beberapa unsur,termasuk dari TNI yang dihadiri oleh jajaran koramil 1403-15 Malili.
Beberapa kegiatan yang dilakukan dalam simulasi ini,diantaranya bagaimana masyarakat bisa mengenali jenis-jenis bunyi sirene.
"Membunyikan sirene tanda adanya bahaya bencana alam dari bendungan sungai Larona jika sedang kritis,itu salah satu contoh nya",ujar Kapten Infanteri Sumaryo usai mengikuti kegiatan tersebut.
Selain itu,simulasi bagaimana aparat terkait melakukan koordinasi disetiap wilayah agar segera mungkin menginformasikan ke masyarakat agar mengungsi ketempat yang aman.
"Simulasi yang lainnya juga bagaimana evakuasi diprioritaskan kepada orang sakit,bayi,penyandang cacat ibu hamil dan wanita",Kapten infanteri Sumaryo menambahkan.
Ia pun menghimbau kepada seluruh masyarakat dengan adanya simulasi ini agar jangan panik dan tetap beraktivitas seperti biasa.
Penulis : Syarif
Editor : Adry
Kamis, 12 Desember 2019
Simulasi RTD,Koramil 1403-15 Malili Aktif Terlibat Didalamnya
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar