Eksposdemokrasi.com,Luwu Timur-Menghadapi pemilu 2019,berbagai kegiatan sosialisasi di lakukan panwascam di luwu timur.Namun satu hal yang luar biasa,sebuah desa di kecamatan Tomoni Timur bersedia untuk menjadi kampung demokrasi.
Kesadaran pemerintah desa akan pentingnya nya ikut berpartisipasi dalam menciptakan pemilu damai tampaknya mulai terwujud.Sebuah desa yang letaknya sangat terpencil dan berada di lereng gunung,yakni desa Cendana Hitam Timur melalui kepala desa nya sangat bersedia untuk menjadi kampung demokrasi.
"kami siap untuk dijadikan sebagai desa kampung demokrasi,dan kami akan buktikan bahwa pemilu damai dan berkwalitas bisa di mulai dari pedalaman yang terpencil",Kata Satria Muhaimi,kepala desa Cendana Hitam Timur saat menghadiri Sosialisasi pemilu di desanya,Minggu 18 September 2018.
Desa yang di huni oleh berbagai etnis ini juga di anggap layak untuk menjadi kampung demokrasi oleh panwascam Tomoni Timur.
"untuk selanjutnya,kami menunggu dari panwas,langkah-langkah apa yang harus kami lakukan untuk kedepan",Tambah Satria.
"Desa Cendana Hitam Timur ini cocok di jadikan kampung demokrasi,selain pemerintah nya mendukung,juga di huni berbagai etnis atau suku dan mereka hidup rukun",Kata Hendro Sukresno,ketua panwascam Tomoni Timur.
Desa Cendana Hitam Timur ini juga merupakan perbatasan antar kecamatan,yakni kecamatan Kalaena yang hanya di batasi oleh sungai.
Liputan : Denny
Editor : Adry
Senin, 19 November 2018
Peduli Pemilu,Sebuah Desa Di Lutim Bersedia Menjadi Kampung Demokrasi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar