Eksposdemokrasi.com,Luwu Timur-Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pemerintah Kabupaten Luwu Timur kembali menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Gerakan Menuju 100 Smart City, Kamis (30/08/18). Bimtek lanjutan tahap ke-2 yang dikerjasamakan dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) berlangsung selama 2 hari di Aula Sasana Praja Kantor Bupati Luwu Timur.
Kegiatan Bimtek ini dibuka oleh Wakil Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam didampingi Kepala Bapelitbangda H. Muh. Abrinsyah dan Tim Pendamping dari Kemenkominfo RI Harry Febriansyah.
Wakil Bupati Luwu Timur dalam bimtek menginstruksikan kepada para peserta yang hadir, agar serius mengikuti kegiatan ini, dengan memanfaatkan kesempatan ini, untuk mengemukakan ide, gagasan serta bertukar pikiran dan pengetahuan, sehingga nantinya bisa menghasilkan kesepahaman konsep smart city atau daerah pintar yang berbasis teknologi informasi
"Harapan saya agar para peserta memusatkan perhatian secara serius terhadap seluruh sesi, sehingga pada gilirannya nanti akan mampu menciptakan masterplan smart city yang akan difokuskan dalam pembangunan smart city di Kabupaten Luwu Timur"ujarnya.
Sementara Tim pendampingan dari Kemen-kominfo Harry Febriansyah mengatakan tujuan pendampingan smart city menciptakan integrasi, sinkroniasi dan sinergi antara perencanaan pengembangan smart city di tingkat pusat dan daerah dan menyediakan landasan materi dan implementasi praktik rencana pengembangan daerah berdasarkan konsep smart city.
Lanjut tim pendampingan mengatakan bahwa Bimtek tahap ke 2 ini bertujuan untuk Progress review serta penyelarasan draf masterplan smart city.
Adapun sasaran yang akan dituju adalah tersusunya dokumen panduan penyusunan masterplan smart city yang koperhensif dan aplikatif serta terlaksananya program pembangunan smart city daerah sesuai dengan masterplan yang telah disusun.
Seperti diketahui Ada enam konsep utama dari smart city yaitu smart governance atau tata kelola pemerintahan yang cerdas, smart living atau hidup yang cerdas, smart environment atau lingkungan cerdas.
Selain itu, smart economy atau ekonomi cerdas, smart people atau masyarakat cerdas dan smart mobility atau mobilitas cerdas.
Untuk diketahui, Kabupaten Luwu Timur termasuk salah satu dari 50 kabupaten/kota yang menerapkan konsep smart city di Indonesia.
Penulis : Hr/Hms


Tidak ada komentar:
Posting Komentar