Eksposdemokrasi.id,Luwu Timur-Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Luwu Timur Melaksanakan kegiatan Reditrsibusi Tanah sekitar 3.200 yang tersebar di 10 Desa yang ada di Luwu Timur.
Desa Ujung baru adalah desa yang paling pertama yang selesai pembuatan sertifikatnya sebanyak 800 hamparan.
Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Luwu Timur dan Kepala dinas koperindag melaksanakan Kegiatan pembagian sertifikat yang di laksanakan di desa Ujung Baru, Kecamatan Tomoni kabupaten luwu timur, Jumat (06/12/2024).
Kegiatan Reditrsibusi Tanah yang dilaksanakan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Luwu Timur di wakili oleh Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan Yanri Pata Lalang,A.Ptnh.MH dalam sambutannya menyampaikan kegiatan retribusi ini dilaksanakan di 10 desa yang ada di Luwu Timur dengan jumlah kuota sebanyak 3200.
Desa ujung baru adalah desa yang paling pertama yang selesai pembuatan sertifikatnya sebanyak 800 hamparan, terimah kasih kepada kepala desa dan seluruh aparatnya.
Kegiatan pendampingan pengembangan akses reform ke depan kita bisa saling berkolaborasi baik dengan masyarakat, pemerintah, termasuk kadis koperindag.
Pemerintah tidak akan ragu lagi untuk mengusahakan pendampingan Potensi potensi yang ada di ujung baru. Bagaimana mengembangkan usaha tentunya kolaborasi dengan pemerintah desa dan pemerintah daerah yang terkait. Kegiatan pengadaan akses ini kita sudah laksanakan.
Syams Malle selaku kepala desa ujung baru menyampaikan, pada hari ini syukur Alhamdulillah kegiatan yang sangat di idam-idamkan masyarakat, karna selama berdirinya desa ujung baru, baru pertamakali ada hal seperti ini di munculkan, di terbitkan, dan inilah salah satu yang masyarakat harapkan yaitu legalitas tanahnya.
“Perencanaan pengusulan serifikat ini saya usulkan di tahun 2021, awal pengusulan kami itu PTSL tetapi dikarenakan PTSL tidak bisa pada area pelepasan kawasan hutan, maka dari itu kami usulkan kegiatan program Reditrsibusi Tanah dan alhamdullillah pada hari ini sudah dapat di realisasikan sebanyak 800 bidang tanah” ujar Syamsu Malle
(Redaksi)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar