Eksposdemokrasi.id,Luwu Timur-Salahsatu bentuk pembinaan generasi oleh Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) dengan memprogram Festival Anak Sholeh (FAS) yang diselenggarakan setiap akhir tahun.
Kali ini, FAS diselenggarakan di desa Manurung, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur yang dibuka secara resmi pemerintah desa Manurung yang diwakili oleh Kaur Perencanaan, Muhammadong, Minggu 20 November 2022.
Dalam sambutannya, Muhammadong memberikan apresiasi dengan program pembinaan yang dilakukan oleh LDII dalam bentuk FAS yang murni menanamkan nilai-nilai agama.
"Alhamdulillah, kami pemerintah desa Manurung sangat berterimakasih dan memberikan apresiasi atas FAS oleh DPD LDII Lutim, dimana kegiatan ini murni menanamkan nilai-nilai keagamaan terhadap generasi bangsa",Kata Muhammadong dalam sambutannya.
"Melihat kondisi kita saat ini dalam era digitalisasi, pengaruh sangat luar biasa jika kita tidak mampu membendung dan membimbing anak kita, tapi di LDII ini, saya yakin pembinaannya tidak diragukan lagi", Tambahnya sambil membuka FAS secara resmi.
Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari pengurus DPD II LDII, H.Harjuma yang memberikan motivasi dan semangat kepada seluruh peserta FAS yang diikuti oleh anak usia PAUD dan usia SD.
"Salahsatu tujuan dari FAS ini untuk memberikan pembinaan kepada anak-anak kita, untuk menanamkan nilai-nilai agama dan nilai-nilai Pancasila agar dapat meneladani kisah nabi serta meneruskan cita-cita perjuangan para pahlawan dalam membangun bangsa, karena runtuhnya bangsa ini jika tidak ada lagi nilai agama didalamnya",Ujar H.Harjuma.
"FAS oleh LDII rutin dilakukan setiap tahun, selain FAS ada beberapa program LDII dalam membina generasi muda, seperti pengajian rutin setiap bulan untuk muda-mudi yang di pantau langsung oleh pengurus tingkat daerah ", terangnya.
Kegiatan FAS oleh LDII ini merupakan yang ke-5 kalinya, dan diikuti 250 anak mulai dari usia PAUD hingga usia SD se-kabupaten Luwu Timur.
Sebanyak 9 Jenis Lomba dari panitia yang diikuti masing-masing peserta dari 11 Kecamatan.
Kegiatan diawali dengan menampilkan pencak silat dari persinas yang di bawakan oleh Alfi dari Sorowako dengan menampilkan jurus tunggal.
Adapun tema dalam FAS ini adalah "Mencetak generasi penerus yang cerdas, religius dan berakhlakul Karimah".
Penulis : Syarifuddin
Editor : Adry


Tidak ada komentar:
Posting Komentar