Eksposdemokrasi.com,Luwu Timur-Setelah hari pasar di Kec.Tomoni dibatasi,Camat Tomoni memastikan tidak ada lonjakan atau kenaikan harga di pasaran,baik itu kebutuhan rumah tangga maupun yang lainnya.
Hal ini disebabkan karena hampir barang rempah-rempah bersumber dari Tomoni dan hari pasar ditambah menjadi 3 hari yang semula hanya 1 kali dalam seminggu.
Pembatasan hari pasar di Kecamatan Tomoni akibat imbas dari pencegahan penyebaran virus Corona yang belakangan ini menghantui warga.
Oleh nya,pemerintah kecamatan bersama dengan stakeholder sepakat untuk membuka hari pasar sebanyak 3 kali dalam seminggu yang rencana awal hanya 1 kali saja.
"Sejauh ini belum terjadi lonjakan harga di pasar sentral Tomoni,karena awalnya hari pasar hanya sekali dalam seminggu,setelah dirapatkan kembali disepakati 3 kali,hal ini juga untuk menghindari lonjakan harga",Ujar Umar Hasan Dalle,Camat Tomoni,Sabtu 4 April 2020.
Menurut Umar(sapaan akrabnya),pihak pemerintah kecamatan akan tetap melakukan pemantauan terkait harga di pasar sentral Tomoni.
Tidak ada nya kenaikan harga ini pun dibenarkan oleh Anto, salah seorang pedagang tas yang biasa berjualan keliling di pasaran.
"Harga masih normal,dan semoga kedepannya tidak ada kenaikan harga",Kata Anto.
Penulis : Syarifudin
Editor : Adry
Sabtu, 04 April 2020
Hari Pasar Dibatasi,Begini Kondisi Harga Barang Di Pasar Sentral Tomoni
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar